• visi misi ilmu hadis
  • hmj ilmu hadis

Berita

Senin, 29 November 2021 Program Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan selesai mengadakan acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dengan Lembaga kajian Hadis El Bukhari Institute, Tangerang Selatan secara daring. Acara penandatanganan diadakan pada pukul 14.00 siang di ruangan meeting Gedung FUAD lantai 2.

El Bukhari Institute adalah Lembaga kajian hadis yang berkantorkan di Ciputat Tangerang Selatan tidak jauh dari UIN Syarif Hidayatullah dan Pondok Pesantren Darus Sunnah milik almarhum Prof. KH. Ali Musthafa Ya’qub. Para penggagas berdirinya El Bukhari ini adalah para alumni dari pondok pesantren Darus Sunnah yang sekarang diteruskan oleh putra beliau sebagai pengasuhnya yaitu Gus Zia el Haramain, Lc., MA.

Pada acara tersebut ada tiga kata sambutan yang disampaikan, pertama sambutan disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Dr. H. Sam’ani Sya’rani, M.Ag. Beliau mengapresiasi adanya penandatangan MoU kedua belah pihak. Menurutnya kegiatan ini memberikan banyak manfaat antara kedua belah pihak terutama bagi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah terutama Program Studi Ilmu Hadis dalam rangka akreditasi prodi. Selain itu, beliau mengingatkan untuk berkolaborasi kepada Lembaga yang diajak untuk bekerjasama agar dapat memenuhi program-program dalam bentuk peningkatan kualitas skill mahasiswa ilmu hadis dan penelitiannya.

Pada sambutan kedua, dari pihak El Bukhari Institute dalam hal itu diutarakan oleh Direktur El Bukhari Institute yaitu Abdul Karim Munthe, Lc, S.Sy., S.H., M.H. Ia mengatakan dengan adanya penandatangan MoU ini, lembaga El Bukhari merasa ‘gayung bersambut’. Karena, kata pemuda yang bedarah Sumatera Utara tersebut, El Bukhari memiliki program-program bekerjasama kepada kampus-kampus Islam dalam penguatan keilmuan dan studi hadis. Ia menambahkan bahwa kajian yang ingin dilakukan adalah pengenalan kajian hadis dan penguatan tekonologi hadis. Dalam hal ini Program Studi Ilmu Hadis dapat menjadi patner dalam mengembangkan keilmuan dalam bidang hadis di kampus-kampus Islam.

Sementara pada sambutan terakhir, ketua prodi Ilmu Hadis IAIN Pekalongan H. Hasan Su’aidi, M.S.I, menyambut hangat program yang dimiliki oleh El Bukhari Institute. Menurutnya, Langkah tindak lanjut ke depan dari MoU adalah memberikan kesempatan mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Pekalongan untuk magang dan belajar di El Bukhari. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Fakultas dalam hal ini Dekan yang telah memberikan ruang bagi Prodi Ilmu Hadis untuk berkreasi dengan belajar ke Lembaga El Bukhari. Begitu juga kepada El Bukhari yang memberikan tawaran-tawaran program untuk memberikan kesembapatan mahasiswa Ilmu Hadis berkembang dengan kajian hadis berbasis teknologi dengan tetap pada penguatan kajian hadis klasik.  

Sedangkan dokumen asli yang telah ditandatangani oleh ketua Prodi Ilmu Hadis lalu dikirimkan ke pihak El Bukhari Institute sesuai alamat yang tertera di websitenya. Lalu setelah diterima ditandatangani El Bukhari, berkas dikirimkan Kembali ke Prodi Ilmu Hadis IAIN Pekalongan. Demikan teknis penandatangan MoU/Nota Kesepahaman kedua belaj pihak.

Acara yang selesai sekitar pukul 15.00 juga dihadiri oleh Wakil Dekan III Dr. H. Muhandis Azzuhri, Lc.,MA yang mengurusi tentang Kerjasama dan kemahasiswaan fakultas di luar kampus. Dalam waktu dekat ini, sebelum menutupi akhir tahun 2021, kedua belah pihak memiliki agenda untuk melaksanakan agenda Kerjasama dalam bentuk Seminar Internasional. Inilah salah satu bagian dari output MoU dari acara ini. Semoga dapat berlanjut pada program-program dan kegitan-kegiatan berikutnya. (AAM)  

Pekalongan (21/11) – Ahad, 21 November 2021 telah dilangsungkan Sosialisasi dan Pelatihan Rumah Bebas Sampah, berlokasi di halaman rumah salah satu warga Dukuh Gebang, Gamer Utara, Bapak Ali Sodikin. Acara yang rencana semula dilaksanakan di wilayah RW 09 Gamer ini dialihkan ke Gamer Gebang karena terkendala banjir. Namun hal ini tidak menyurutkan niat  untuk melaksanakan agenda yang telah lama direncanakan ini.

Pokja Pemberdayaan Masyarakat Prodi Ilmu Hadis IAIN Pekalongan mengusung tema pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak sebagai kontinuitas dari Pendampingan Kampung Iklim Gamer, "Ihyaussunnah li Mashlahatil Bi'ah Melalui Pendampingan Kampung Iklim Gamer". Dalam kegiatan ini, Pokja pemberdayaan sosial Ilmu Hadis (ILHA) bermitra dengan Komunitas Gamer Hijau.  

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari Banjarnegara berdarah asal Pekalongan, Bapak Irhamto, Peraih penghargaan Kalpataru Provinsi Jawa Tengah dan dihadiri oleh beberapa tamu undangan dari Dinas Lingkungan Hidup, PKK Kota Pekalongan dan Bapak dan Ibu Lurah Gamer serta diikuti oleh warga Kelurahan Gamer khususnya Gamer Utara, mahasiswa KKN DR dan Pokja Proklim Gamer yang merupakan Aliansi antara pemuda Gamer dengan Tim Pokja Pemberdayaan Prodi Ilmu Hadis IAIN Pekalongan.  

Selain menyampaikan teknik dan mekanisme mengolah sampah organik, narasumber memberikan pemahaman bagaimana cara mengolah sampah anorganik bisa terurai dalam waktu relatif singkat. Yaitu dengan teknik pirolisis (menguraikan sampah melalui pemanasan) yang hasilnya berupa minyak. Mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak bukan hal yang baru. Masih banyak hal yang perlu dievaluasi dari pelatihan ini. Namun paling tidak, kegiatan ini dapat mengajak warga sekitar khususnya untuk mengerti dan terampil mengolah sampah sendiri menjadi berdaya. Dengan keberdayaan ini, mereka termotivasi untuk melakukannya secara massif. Dengan demikian, upaya meminimalisir jumlah sampah dan memperpendek masa penguraian sampah plastik yang biasanya memakan waktu puluhan hingga ratusan tahun pun akan terlaksana. Demikian pula efek buruk hasil pembakaran sampah plastik yang memberi kontribusi kepada global warming ini juga dapat terminimalisir.

Narasumber juga memberi cara pandang berbeda, yaitu bahwa sampah plastik bukan sampah anorganik karena bisa terurai. "Persoalannya adalah bagaimana plastik terurai secara cepat, "Ungkap Irham. Proses penguraiannya melalui pemanasan hingga 300 derajat Celsius. Sisa atau residunya bisa dimanfaatkan untuk membentuk bahan-bahan lain misalnya balok batako, asbak dan barang-barang kerajinan lainnya.  

Evaluasi dari hasil pelatihan ini antara lain, diperlukan uji laboratorium jenis minyak yang dihasilkan dari proses pemanasan sampah plastik. Apakah jenis minyak tanah, solar ataukah jenis premium. Sementara manfaat secara umum dari pelatihan ini adalah menumbuhkan semangat warga untuk memberi kontribusi signifikan bagi kebaikan lingkungan alam sekitar. Inilah wujud timbal balik positif yang bisa kita lakukan kepada alam sebagai karunia Tuhan kepada kita. (Ed.)

Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pekalongan telah selesai Menyelenggarakan Acara Festival Hadis ke 1

Pekalongan Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin adab dan dakwah IAIN Pekalongan telah selesai menyelenggarakan acara Festival Hadis ke 1 pada tanggal 19 September- 7 November

Dalam pelaksanaanya Fetival Hadis ini memiliki 3 rangkaian acara, yakni pewarisan sanad sebagai acara pembuka, lomba Festival hadis sebagai inti, dan webinar nasional sebagai penutup.

Di buka dengan acara pewarisan sanad pada tanggal 19 september dan Dr. KH. Arif Chasanul Muna, Lc., M.A. Sebagai Narasumber yang mewariskan sanad Hadis Musalsal bi al Mahabbah. Acara ini berlangsung secara offline, bertempat di kampus FUAD IAIN pekalongan dengan peserta sekitar 60 orang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan dengan ijin dari SATGAS COVID 19 IAIN Pekalongan acara inipun terselenggara.